MLM atau Penipuan (skema piramid) ?

:: Di bulan Maret ini, ada berita besar yang sayangnya luput diliput oleh media massa Indonesia — Herbalife, salah satu MLM terbesar di dunia, resmi diselidiki oleh FTC (Federal Trade Commission), badan pemerintah Amerika yang bertugas melindungi konsumen. 

Herbalife dituduh melakukan penipuan berkedok MLM. Mengaku MLM, namun, sebetulnya adalah skema piramid. 

Skema piramid adalah penipuan berkedok bisnis, dimana hanya yang berada di "puncak piramid" nya saja yang akan mendapatkan keuntungan. 
Sedangkan para bawahannya, pada akhirnya, akan mengalami kerugian, yang bisa cukup siginifikan nilainya : http://en.wikipedia.org/wiki/Pyramid_scheme#Connection_to_multi-level_marketing

Menurut FTC, bisnis MLM sebenarnya adalah skema piramid, jika : 

(1) Member lebih fokus ke rekrutmen member, bukan ke menjual produk.

(2) Memberikan iming-iming yang tidak jujur / tidak realistis mengenai potensi keuntungan keanggotaannya.

(3) Mayoritas penjualannya adalah kepada sesama member – bukan ke publik. 
Ini yang terjadi pada misalnya GIN (Global Information Network), MLM yang satu ini tidak ada (nol) penjualannya ke publik. Semua transaksi penjualannya adalah kepada sesama membernya.

MENYASAR RAKYAT MISKIN

Brent Wilkes menuduh Herbalife menjadikan rakyat miskin sebagai targetnya, yaitu komunitas Latino di Amerika. Kemiskinan membuat mereka lebih mudah tergiur atas iming-iming Herbalife.

Dikutip dari http://www.huffingtonpost.com/brent-a-wilkes/herbalife-a-pyramid-scheme_b_4220426.html

These distributors have told me that the only way a distributor can succeed in Herbalife is to recruit new distributors and that the most successful distributors are the ones that become "recruiting machines."

The distributors are trained about how to tell a-rags-to-riches story such as "I used to wash dishes for minimum wage and now I sell Herbalife and make $150,000 per year, drive a luxury car, and live in a fabulous mansion." If a distributor is not yet a success they are told that they need to "fake it, until you make it" — a favorite saying of Herbalife's founder Mark Hughes.

The scale of the scheme is breath-taking. There are 550,000 Herbalife distributors in the United States. Somewhere between 60 to 83 percent of them are Latino. 300,000 to 400,000 Latino distributors will quit this year alone only to be replaced by another 300,000 to 400,000 new Latino distributors. If left unchecked, Herbalife could recruit, defraud and dispose of as many as 4 million Latino distributors over the next 10 years. To more and more Latino leaders and advocates, this reeks of predatory ethnic targeting of epic proportions.

MASUK BIDIKAN FBI, FTC, SEC, DAN JUSTICE DEPARTMENT

Tidak cukup menjadi sasaran FTC, belakangan FBI & Justice Department ikut melakukan investigasi terhadap Herbalife. Bahkan salah satu Senator ikut terlibat secara aktif, mengadukan Herbalife juga ke SEC (Securities and Exchange Commission)

Dikutip dari : 
http://www.journalnow.com/business/business_news/local/media-report-says-ny-officials-are-investigating-herbalife/article_a32fe38c-c4ae-11e3-8c68-0017a43b2370.html
http://www.reuters.com/article/2014/04/11/us-herbalife-idUSBREA3A1V520140411

News of the FBI probe comes roughly a month after Herbalife confirmed that the Federal Trade Commission had issued a civil investigative demand to the company to look more closely at how it works.

…the New York Attorney General’s Office may be investigating the company over claims it is operating as a pyramid scheme.

…at least two whistleblowers have given Eric Schneiderman's investigators sworn testimony.

In January 2013, The Wall Street Journal reported the Securities and Exchange Commission had begun a probe into Herbalife. The SEC conducts inquiries privately and reviews findings before determining whether to take any enforcement actions.

BAGAIMANA DI INDONESIA ?

Indonesia adalah ladang subur bagi para pebisnis MLM. Namun apakah mereka menjalankan bisnisnya murni MLM ? Atau sebenarnya adalah cuma kedok untuk skema piramid mereka ?

Skema piramid telah dinyatakan sebagai tindakan melanggar hukum di UU No 7 Tahun 2014, Pasal 105, diancam dengan hukuman 10 tahun penjara / denda Rp 10 Milyar : http://www.kaskus.co.id/thread/5309fab3fdca170a7d8b4659/mlm-tidak-melanggar-hukum/

Tapi nampaknya masih belum terlalu komprehensif, definisi "skema piramid" nya pun ringkas saja. 

Sehingga bisa dimaklumi jika jadi ada banyak MLM yang operasional sehari-harinya sudah menyerempet skema piramid. Dengan iming-iming cepat kaya, banyak menjebak orang yang sebetulnya tidak mampu. 

Bahkan berbagai MLM mengatas namakan agama atau ustadz. Seperti VSI : http://www.kaskus.co.id/thread/5298c332a2cb174a43000120/ustad-yusup-manjur-terseret-mlm/

Dan alhasil jadi baru tahu, ternyata MUI sudah membuat fatwa seputar MLM & Skema Piramid 🙂 alhamdulillah…
http://www.kaskus.co.id/post/52bfd2c618cb179c5a8b47f3#post52bfd2c618cb179c5a8b47f3

MLM yang mengaku syariah atau dipromosikan oleh para "ustadz" seperti ini harus lebih dibidik oleh pemerintah, diteliti potensi penipuannya. Karena mengatas namakan agama, maka para calon membernya akan cenderung lebih percaya begitu saja, tidak terlalu lagi kritis. Maka pemerintah musti bergerak untuk melindungi mereka.

Mudah-mudahan pemerintah NKRI terus makin meningkatkan perlindungan terhadap rakyatnya yang kurang mampu terhadap penipuan-penipuan dengan berbagai kedok ini. 

http://www.theverge.com/2014/3/18/5521402/secret-pyramid-files-what-does-the-ftc-want-from-herbalife

FTC investigation could topple Herbalife’s alleged pyramid scheme
Nearly 15 months ago, Wall Street hedge fund manager Bill Ackman placed a billion dollar Wall Street bet that Herbalife, the nutritional supplement company, was an illegal pyramid scheme. Despite a…

Post imported by Google+Blog for WordPress.

26 thoughts on “MLM atau Penipuan (skema piramid) ?

  1. Padahal ini semua bermula gara2 Ackman bertaruh miliaran dolar atas kejatuhan saham HLF di Wall Street.

    Dalam skema piramid, tidak mungkin (?) seorang downline punya penghasilan dan peringkat yang lebih tinggi dari uplinenya. Di Herbalife tidak demikian, upline saya contohnya 🙂

    Soal menjual ke publik vs ke member, itu agak ambigu, karena sebelum jadi member, orang itu ya publik juga kan? Di sisi lain, melalui Klub-Klub Nutrisi, seorang distributor nyata-nyata menjual ke publik. Lagipula tentu sebagai distributor kami sangat ingin menjual ke publik, soalnya keuntungan bagi si distributor justru paling besar ketika menjual ke publik!

    Kemudian, soal iming2, agak tipis juga bedanya. Sebab distributor2 ini adalah independen, dan bukan karyawan Herbalife, sehingga tidak ada yang pernah bisa memastikan seseorang tidak 'menghalalkan segala cara' ketika berjualan, termasuk mengiming-imingkan sesuatu yang berlebihan. Samalah kalau seorang penjual mobil berani berkata "ooh mobil (sebut merk di sini) yang saya jual ini adalah yang paling aman di kelasnya". Atau misalnya seorang calo kartu kredit yang menjanjikan "bebas iuran tahunan" tapi kenyataannya muncul tagihan karena ada syarat dan ketentuan berlaku yang tidak disebutnya.

    Saya juga anti skema piramid, dan sudah sering diajak orang join MLM ini itu sejak kuliah dulu. Tapi saya melihat sendiri di Herbalife tidak seperti itu dan terbukti hanya mereka yang menjual dan bekerja keras yang bisa berhasil. Anyway, piramid atau bukan piramid, walaupun metode penjualannya akhirnya pun berubah, saya yakin masih banyak orang yang akan tetap mencintai produk2 herbalife dan mencari/membelinya. Perusahaan ini bukan berdasar pada sistem penjualannya semata, tapi pada produk dan hasil produk yang sangat baik. Yang kritik ini itu, apakah sudah pernah coba produknya? 😀

  2. Saya tidak tertarik dengan produk suplemen 🙂

    Artikel ini berusaha menjelaskan potensi bahaya penipuan skema piramid berkedok MLM. 

    MLM sendiri menurut saya adalah salah satu variasi dari word-of-mouth marketing, dan bisa menjadi skema win-win untuk semua peserta di dalamnya. 

    Untuk bisa terhindar dari MLM yang menipu, bisa merujuk misalnya ke panduan / fatwa MUI soal MLM ini. 

    Thanks.

  3. MLM selalu ramai dibicarakan, membingungkan kalau MLM jelek kenapa sampai sekarang MLM ada, banyak juga yang sukses. kayanya tergantung individu dalam menjalankannya ada yang cara-cara tidak benar ada cara-cara yang masih bermoral

  4. Saya ga tahu kalau ustad mansyur buat MLM.. kalau memang membantu masyarakat tanpa unsur merugikan, saya kira tidak apa.

    tapi ini yang difokuskan ikut scheme piramid kan.. perlu diselidiki kalau begitu

  5. ikut menyimak, articel yang bagus….bisa lebih teliti lagi dalam memilih dan mengikuti kegiatan MLM,,baik buruknya tergantung dari sisi mana kita Melihat…
    dan tak tentu juga MLM jadi usaha yang prioritas, bisa menjadikan sampingan…, dan itupun hak setiap orang untuk memilih… berhasil atau tidaknya kita yang menentukan atas izin Tuhan. 😀

  6. bisnis mlm saat ini sudah menjamur di kalangan masyarakat. para marketing pasti selalu menjanjikan yang enak saja. tapi setelah dia dapat downline akhirnya downline pada kecewa karena harapan yang dijanjikan tidak sesuai dengan kenyataan.

  7. @Harry Sufehmi sudah ada hasil akhir tuch soal tuduhan bill Ackman. saya juga member herbalife. dan luarbiasa…malah makin naik "pamor" herbalife. terimakasih Bill Ackman…HASIL NYA NEGATIF/TIDAK DITEMUKAN UNSUR PYRAMID SKIM

  8. I appreciate, cause I found just what I was looking for. You have ended my 4 day long hunt! God Bless you man. Have a great day. Bye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *