Jangan Komen di Blog Seleb ! (SPOILER ALERT)

Mulai muncul kebingungan seputar “kampanye” Jangan Komen di Blog Seleb yang banyak muncul di berbagai blog Indonesia saat ini.

Untuk yang masih ingin mencari tahu apa sebenarnya ini, jangan baca dulu terusan posting ini.

Bagi yang betul-betul sudah kebingungan, silahkan lanjutkan membaca posting ini.

Untuk yang kebingungan, ini cuma joke.
Kalau masih tidak yakin, silahkan baca posting yang paling “kasar” ini, dan lihat apa kategori dari posting tersebut 😉

Joke ini berasal dari milis id-gmail@googlegroups.com (a.k.a kampung gajah).
Jika ingin lebih jelas lagi, silahkan bisa membaca arsip milis tersebut. (PERINGATAN PEMERINTAH: milis kampung gajah dapat menyebabkan sakit perut, kerusakan otak secara permanen, dan hilangnya waktu)

Sekalian komentar mengenai sebuah komentar mas Amal di postingnya yang berjudul “Komentar” (that’s quite a mouthful! 😀 ) :

Komentar di situs ini juga dibatasi hanya dibuka sampai 100 hari setelah pemuatan artikel — setelah itu ditutup.

Sekedar berbagi sedikit pengalaman (yang kemungkinan tidak relevannya 68%), di blog saya banyak posting yang bahkan telah berumur tahunan yang masih mendapatkan komentar baru. Dan komentar-komentar di posting “jadul” tersebut seringkali memberikan perspektif-perspektif yang sangat menarik.
Bagaimana bisa terjadi ? Ternyata, sejalan dengan waktu, maka Google juga cenderung meningkatkan peringkat (PageRank) dari halaman yang bersangkutan, sehingga menjadi lebih sering muncul di hasil searchnya.
Jadi saya pribadi tetap membuka komentar untuk semua posting di blog ini. Untuk memblokir spam yang sering mentargetkan posting-posting yang telah uzur, saya memanfaatkan jasa SpamKarma2 yang sejauh ini performanya tanpa cela (thanks lagi untuk Eko atas informasinya mengenai SK2)

OK mungkin itu dulu, back to work !

33 thoughts on “Jangan Komen di Blog Seleb ! (SPOILER ALERT)

  1. hahaha

    asli gua ngakak

    nanti ah, bikin terusan dari estafet ini, gw sendiri rada aneh sama orang2 yang pengen dikasi komen, padahal postingannya rada jayus.. 😀

    *nyuci helm+motor dulu*

  2. jayus nggak jayus itu kan penilain yang baca
    no offense …

    lha ngapain juga komen kalo komennya jayus

    *KABOR*

    😛

  3. setuju ama Rendy! hihihi…

    tp seru ya.. smua jadi serius.. 😀 om amal aja ampe buat penjelasan kayak gitu… huheuheuhe…

  4. Sepakat dengan komentator pertama, blog ini bisa digolongkan blog seleb. Dan karena saya memutuskan untuk menolak gerakan boikot gak jelas ini, maka saya memutuskan untuk berkomentar di sini.

    (Ada yang bisa menerjemahkan kata-kata saya ke dalam bahasa latin gak? Biar terkesan lebih keren :p)

  5. @apung & @kunderemp – wah… saya bukan seleb ! Betul kok.
    .
    (takut diboikot) 😀
    .
    @amen – selama masih komentar belum diharamkan, maka … ah, sudahlah.

  6. O malah baru tahu salah satu tujuan nge-bloh adalah biar dibaca orang. Kalo gue lebih buat self contemplation, let out the steam dan dengan harap-harap cemas bisa buat dibaca anak keturunan gue nantinya. Biar bisa tahu hidup mama, tante, nenek dan mbah buyutnya dulu kayak apa. 🙂

  7. @Shine – asik euy kalau blog bisa bertahan selama itu… atau, sebaiknya mulai kita backup juga dari sekarang di papyrus / batu menhir / dll ?
    🙂

  8. iye nih, saya sering komen di blog ini cuma yg punya blog jarang amat komen di blog saya, sebel euy!! 😉

    riuh rendah seleb blog ini cuma terjadi disekitaran ‘kita2’ saja yg tiap hari ‘terkooptasi’ dengan aggregator. di kampung sebelah mah biasa saja; yg mau nulis resep masakan, ya terus, mau cerita anaknya yg sudah mulai bisa duduk ya lanjut, mau ada komen syukur ndak komen ya main2 di shoutbox, ndak ngaruh euy…
    btw, pasang mybloglog dong 🙂

  9. oom, arsip milis id-GMail HANYA bisa dibaca oleh member kok, dah ga dibuka untuk umum lagi, terlalu banyak internal joke yang nanti bisa disalahartikan… hehehhehe…. eh, um Harry dah NUNGGING belum sih? *lupa*

  10. lah.. jadi bingung.. hubungan antar postingan ini dan judulnya apa ya :))

    sebenarnya intinya sih cuma mau membudayakan komentar koq, kalau kemudian jadi seperti ini, wahh.. yang pada ikutan posting tentang JKBS itu pada ngerti peringatan kampug gajah gak yah

  11. Saya kurang sejutu dengan gerakan ini!!!!
    tanda-tanda kemunafikan dan sifat syirik pada manusia yang pada akhirnya akan menjerumuskan pada diri sendiri.

    Mau blog seleb, mau blogger baru sekalipun kalau memang artikelnya bagus kenapa harus dijauhkan?
    bukankan dengan adanya mereka perkembangan blog di Indonesia makin bagus, kalau masalah mau ngunjungin balik atau ngomen balik ke blog kita itu urusan dia, sifat orang beda-beda jangan hanya karena kita berkunjung/ngelink/komen di tempat blog seleb / blog lain trus nggak berbalas akhirnya sakit hati dan bikin gerakan seperti ini, duh goblok banget yang ikut-ikutan kayak gini.

    Bangsa ini membutuhkan talisilahturahmi yang kuat bukan tanda-tanda perpecahan kayak gini.

  12. Blog Seleb itu apa sih? Kalau orang jawa baca dengan cepat berulang-ulang jadinya ‘blog ..sleb.. blog.. sleb..blog..sleb’
    trus… jadi ramai…. ya kaya thread ini… *kekekkekeke*

  13. Berkomentar dan balas komentar itu romantis lho…..
    Saya nggak setuju ada blok-blokan pada sesama blogger. Kan dari sini yang jauh jadi dekat, yang gak akrab jadi akrab….janganlah kita bersikap seperti siti sirik, jadilah seperti juwita (halah!) hehehehe

  14. pertamax itu apa ya… ?

    Mau tanya kenapa kalau ke Priyadi.net kok lama banget muncul isi blognya. apakah karena terlalu banyak comment, tapi kok yang lain ga ya…

  15. One more important component is that if you are a senior, travel insurance with regard to pensioners is something you should make sure you really look at. The more aged you are, the harder at risk you’re for allowing something undesirable happen to you while in foreign countries. If you are not necessarily covered by many comprehensive insurance, you could have several serious issues. Thanks for discussing your ideas on this web site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *