Games @ Linux

Secara pribadi, games kini bukan masalah lagi di Linux. Ada sangat banyak pilihan game berbasis Flash di Internet. Banyak yang kualitasnya bahkan lebih bagus daripada game yang berbayar !
Walaupun mungkin gambarnya tidak terlalu bagus, tapi dari segi gameplay, sangat banyak game Flash yang jauh lebih superior.

Edit : Berikut ini adalah beberapa situs game Flash yang bisa Anda coba :
(1) Kongregate.com
(2) Games.co.id

Anyway, tentu saja masih ada yang mencari software game di Linux. Sekarang ternyata zaman sudah sangat berubah. Dulu Linux biasa saya gunakan hanya untuk bekerja atau untuk menjalankan komputer server, ternyata kini sudah sangat banyak games berkualitas bagus yang bisa dijalankan di Linux.

Chris telah mencantumkan dan mereview 25 games paling bagus yang berjalan di Linux. Wah, bagus-bagus euy πŸ™‚
Dan daftar tersebut semakin lengkap dengan informasi-informasi tambahan di komentar para pengunjung.

Masih ada game Windows yang ingin Anda mainkan di Linux ? Tidak masalah, pasang saja PlayOnLinux.
Gitu aja kok repot πŸ™‚

OK, kembali ke… laptop Village Defense !

35 thoughts on “Games @ Linux

  1. wah tadi kirain game windows pake wine, rupanya native linux ya… keren2, kalo gamenya ‘hidup’ pengguna windows bisa ngiri nih… πŸ™‚

  2. Nanya, game untuk melatih logika pemrograman ada nggak? Laptop si junior baru pentium 200, 64M πŸ™‚
    terinstall debian sarge.
    ada sih paket junior-programming, tapi kok ya nggak bisa memainkannya.

  3. dr 25 game tsb, koq OpenArena gak masuk yah?
    Anakku seneng maen OpenArena sama TuxRacer, kalo dah bosen maenin itu, biasanya sih ganti bukain gCompris, atau TuxPaint.

  4. Hmm… playOnLinux?
    catat.. catat.. mesti dicoba…

    Yang aku masih penasaran tapi belum mencoba adalah
    1. sauerbraten
    2. assaultcube
    3. lupa-namanya-tapi-game-racing.. nope.. bukan tux atau penguin aneh..

  5. Wah menarik, selama ini hobby ngegame hanya terpuaskan di windows aja. Linux gue jadi ada hiburannya. Thanks ya mas

  6. ada saran game mana di linux yang cocok buat remaja dewasa dan emak-emak nggak ya?

    …. remaja dewasa dan emak-emak (biasanya) nggak begitu suka maen perang-perangan hehehe

  7. Wah Pak Harry ngomongin game di Linux nih. Mantap euy.

    Ikutan Pak.

    Kebetulan ada game yang kami ikut bantu mengembangkan di review juga ama Chris disana. Walaupun saya mah hanya sebagai cheerleader belaka, cuman numpang senyum, ikutan bangga juga dapet rengking empat. Hehe.

    Sekarang memang menyenangkan bisa main game di Linux. Walaupun jujur saja, masih banyak yang perlu di benahi, seperti misalnya WoP yang belum bisa ‘one man show’. LinCity-NG yang buggy. Atau game-game lainnya yang amat butuh koneksi internet dan server. (*kasian yang koneksinya lemot, bahkan tidak ada*)

    Sekedar cerita, dulu, waktu mau ngelepas source ke publik itu, di dalam (manajemen) sempet terjadi adu argumen kuat sekali. Tapi melihat kenyataan, bahwa WINE perkembangannya tidak sebanding dengan grafik rilis game baru. Trus ditambah csv CEDEGA lama tidak ramah bagi uber n00b. Dan kenyataan bahwa Transgaming mencharge 15 bucks untuk Cedega (crossover malah 30 bucks, dan sering problem di bottleneck). Dan optimeisme opensource punya pasar yang bagus di masa depan, Akhirnya di lempar juga deh tuh kode ke publik. πŸ™‚

    Tapi yaah, sekarang untungnya sudah banyak jalan ke Roma untuk gamer. Hehe. Sudah ada native game, ada VMWare, ada Gnash (buat yang menggunakan SWF), dan banyak trik lainnya.

    Akhirul kata… Selamat bermain buat semuanya. πŸ˜€

  8. @alva – adik saya yang pakai windows cuma bisa bengong waktu lihat anak2 saya main game di linux, he he.
    .
    @gnine – memang pasti tidak ada daftar yang lengkap, karena itu informasi dari anda sekalian sangat bermanfaat. Thanks infonya tentang Open Arena πŸ™‚
    .
    @silent – saya baru mau jawab yang sama, tapi sudah keduluan sampeyan πŸ™‚ salut !
    .
    @kunderemp – bukan tux atau penguin aneh
    .
    Memang aneh, main game di atas penguin πŸ™‚
    .
    @Echi – saya tidak berani coba Battle of Survival…. takut kecanduan ! πŸ˜€
    .
    @yasrama – sama-sama mas, dan kalau ada ketemu game linux lainnya yang belum ada di daftar ini, jangan lupa sharing ya. Thanks.
    .
    @maiden – emaknya anak-anak sih senang main Armor Picross.
    Saya ? baru melihatnya saja sudah mabok duluan πŸ˜€
    .
    Arahkan saja ke Kongregate.com, sepertinya ada sesuatu untuk semua orang disana.

  9. @arifkurniawan – wah ada seleb blog mampir πŸ˜‰ hehe, bangaiptop ikutan develop di Enemy Territory tho ? Wah, itu game favorit saya πŸ˜€
    .
    Genre favorit saya adalah Co-op FPS. Bukan genre yang populer di Indonesia, karena lebih banyak yang senang Deathmatch (ala Counterstrike) atau MMORPG. Padahal dari segi gameplay, saya kira jauh lebih seru.
    .
    Co-op FPS ini bagus menurut saya karena menuntut kita untuk tidak egois. Kalau tidak mau bekerja sama / teamwork, ya bakalan kalah. Melatih teamwork, membuat keputusan-keputusan strategis, leadership (dan tidak bisa selalu ala diktator, seringkali musti bisa persuasif), dst.
    Jadi tidak cuma asal main game, tapi ada yang bisa kita dapatkan juga.
    .
    Tapi memang saya mah cuma baru di level penikmat, he he. Thanks untuk urun rembuknya ya mas. Mudah-mudahan suatu hari makin banyak yang bisa napak tilas jejak sampeyan juga.

  10. Iya, kalo game flash mm lbh enak, meskipun ga sebagus game 3d, tp kelebihannya gam flash ga terlalu nguras memori.

  11. Hanya saja karena ada stigma yang lebih negatif soal perjodohan, maka saya membuat posting ini, yang memberikan contoh sebaliknya

  12. I know that computer is a necessary for most of people. People can’t work without computer. With the development of tech. More high speed computer was develped and people can improve the work easily. Happy every body.

  13. I had just logged on to this blog and found that the information was really correct. Thanks for letting me know such facts. I really liked it very much!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *