Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas. ::

Suatu hari saya mendengarkan radio, dan ternyata sedang ada ceramah ustadz Yazid. Judul ceramahnya adalah : "Sikap Ahlussunnah Terhadap Ahlul Bidah".

Tapi, #separuh isi ceramahnya adalah ajakan & himbauan dari beliau; agar kita menyayangi sesama muslim, tidak cepat memvonis saudara kita sendiri, lemah lembut dalam menasehati, dst.

Tersenyum lebar saya mendengarnya 🙂


Suatu hari saya sedang hadir di majelis pengajian ustadz Yazid. Di sesi tanya jawab, ada yang bertanya ; bagaimana sikap kita terhadap muslim yang kurang shalih.

Cepat sekali ustadz Yazid langsung menyergah, "ini biasanya nanti jadi mengkafirkan saudaranya sendiri. Tidak boleh!! " dan lalu beliau panjang lebar menasehati agar kita bersabar dan tetap lemah lembut dengan sesama muslim, dst, dst.

Dan lagi-lagi kembali saya nyengir lebar sekali 🙂


Ketika bertemu dengan seorang kawan yang sedang kuliah di Jamiyyat di Madinah, mendapat beasiswa dari pemerintah Saudi, kami perkenalkan juga dia dengan ustadz Yazid, yang ketika itu sedang makan malam di hotel tempat kami menginap.

Ybs disambut ramah oleh beliau, ditanyakan keadaannya, dan ditutup dengan nasihat, "konsentrasi belajar ya! Jangan kerja sambilan jadi tour guide, fokus ke kuliahnya ya!"

Serempak pada tertawa orang-orang di sekitar beliau. Kami semua sudah tahu bahwa lazim bagi mahasiswa di Saudi untuk bekerja sambilan, membimbing jama'ah haji & umroh.
Karena memang beasiswa mereka hanya sekitar 500 riyal/bulan, sedangkan biaya hidup disana cukup tinggi.

Namun ustadz Yazid tetap tidak mau membenarkan. Kebiasaannya adalah berpegang teguh pada komitmen.
Jika sudah menerima beasiswa, apalagi di paspor nya ada tulisan "not allowed to work", maka ya tiada kompromi 🙂

Untunglah ybs memang tidak melakukan itu 🙂 sambil tersipu-sipu malu, dia mengiyakan, dan lalu berpamitan.

Mudah-mudahan ada satu pelajaran besar yang dia dapatkan di suatu malam di kota Nabi itu 🙂


Suatu hari kami mengunjungi rumah ustadz Yazid, dengan tujuan bersilaturahmi. Cukup jauh dari lokasi kami, yaitu di Bogor.

Setiba di rumah beliau, saya tersenyum melihat bagaimana sederhana rumahnya. Untuk ulama sebesar beliau, mungkin orang akan mengira jauh lebih dari itu.

Makin takjub ketika masuk ke dalamnya. Bisa dikira perpustakaan 🙂 dimana-mana rak buku besar-besar, dan penuh dengan buku yang tebal-tebal.

Kami disambut ramah & hangat oleh beliau, dan menikmati kunjungan tersebut.


Di sebuah ceramahnya di Madinah, beliau bercerita tentang usahanya berdakwah dimana saja.

Pernah suatu hari, selepas sholat di Masjid Haram, beliau melihat seorang askar / polisi.
Lalu beliau sapa sang polisi… diberi salam, ditanya kabarnya… dan lalu ditanya, apakah sudah sholat? Polisi tersebut menjawab, belum.

Ustadz Yazid lalu mengajak sang polisi, ayo mari sholat dulu, waktu sholat sudah masuk.

Berlari si polisi ke Masjid Haram, untuk menunaikan kewajibannya.

Tersenyum terharu saya, mendengar bagaimana pedulinya beliau kepada orang lain.


Saya sudah kenal & hadir di majelis beliau sejak awal 90-an. Selain pengajian tradisional & tarbiyyah, pengajian salafy yang dibawakan beliau juga saya hadiri. Menarik bagi saya karena unsur rasionalitas & logika nya yang kental (klaim ilmiah, dst)

Sejak awal itu nampak jelas bahwa perhatian beliau adalah umat Islam & dakwah. Walaupun sudah mulai terkenal, beliau tetap hidup sangat sederhana. Dunia tidak menyilaukan beliau.

Berbagai ustadz lainnya, baik dari kelompok Salafy, tarbiyyah, tradisional, dst – banyak yang sudah bergelimang harta. Ada yang selalu gonta-ganti mobil, atau bahkan rumah.
Ustadz Yazid malah suatu hari memanggil para ustadz Salafy, dan lalu menghimbau mereka untuk berdakwah di daerahnya masing-masing. Sehingga umat di daerah pun jadi bisa mendapatkan dakwah. Jangan semua berkumpul di Jakarta.

Bagi para ustadz, Jakarta itu seperti gudang uang. Sekali ceramah, bisa dapat amplop berisi uang 1 atau 2 juta. Atau lebih.
Apalagi ramah-tamah setelahnya, kadang bisa dapat mobil baru 🙂

Tapi bukan ini yang dicarinya. Beliau lihat sudah ada banyak ustadz di Jakarta, dan kekurangan di daerah. Terenyuh hatinya melihat nasib umat di daerah.
Maka beliau mengeluarkan himbauan itu #dan juga melaksanakannya sendiri.

Alhamdulillah, cukup banyak ustadz yang mengikuti himbauan beliau tersebut.


Seperti para ustadz lainnya, beliau juga manusia. Dan manusia adalah tempatnya salah & khilaf.

Namun, berbeda dengan berbagai ustadz lainnya, komitmen beliau kepada umat sudah terbukti selama puluhan tahun. Dakwahnya ikhlas, lillaahi ta'ala. Bukan untuk mencari dunia.

Rasa sayangnya kepada umat juga sudah terbukti. Pikiran beliau adalah tentang dakwah & umat, dan dirinya sendiri sudah cukup dengan hidup sederhana.

Semoga makin banyak ustadz yang peduli seperti ini.


Lampiran : beberapa rekaman ceramah beliau selama di tanah suci.

https://www.dropbox.com/s/nahzad0i7oapp8z/Tazkiyatun_Nafs_bagian_1_-_ust._Yazid_bin_Abdul_Qadir_Jawas_at_Mecca.ogg

https://www.dropbox.com/s/5k5ys7axftgjyr8/Tazkiyatun%20Nafs%20bagian%202%20-%20ust%20Yazid%20bin%20Abdul%20Qadir%20Jawas.aac

https://www.dropbox.com/s/qwb3e9ytauxlzho/Tazkiyatun%20Nafs%20bagian%203%20-%20ust%20Yazid%20bin%20Abdul%20Qadir%20Jawas%20.ogg

https://www.dropbox.com/s/y3rgbbfosda8b7a/Ceramah%20di%20Mekkah%20-%20ust%20Yazid%20bin%20Abdul%20Qadir%20Jawas%20-%20bagian%201%20-%20dalam%20perjalanan%20ke%20Madinah.ogg

https://www.dropbox.com/s/294doy8c9ojof93/Ceramah%20di%20Madinah%20-%20ust%20Yazid%20bin%20Abdul%20Qadir%20Jawas%20-%20dalam%20perjalanan%20ke%20Airport%20Madinah%20.ogg



Post imported by Google+Blog for WordPress.

Pluralitas di Mekkah

:: Mekkah itu seperti bumi kecil 🙂 disini, kita bisa bertemu dengan segala macam orang : Cina, Turki, Arab, Pakistan, Afrika, Eropa, Palestina, dst.

Hitam, putih, kuning, coklat, merah (putih yang sedang kepanasan 🙂 )

Penganut mazhab Syafi'i, Hambali, Hanafi, Maliki. Dan hampir semua orang disini cara duduk tahiyat akhir nya sama dengan tahiyat awal – beda dengan orang Indonesia 🙂

Ketemu kembaran orang-orang terkenal 🙂 +Abimanyu Wachjoewidajat, Chris Rock, dll 🙂 dan semuanya berjenggot super panjang 🙂

Dan semuanya bersaudara. Adik saya yang nampak kepayahan, karena memang sedang sakit, tiba-tiba saja disodori segelas air Zam-zam oleh saudara yang tidak dikenalnya. Tanpa diminta.

Pantaslah jika Malcolm X mendapatkan hidayahnya disini. Berbagai pengalaman hidup yang mencerahkan bisa didapatkan di tanah suci ini.


Post imported by Google+Blog for WordPress.

Sukses Menguasai Ka'bah

:: Selepas Jum'atan di Masjidil Haram, saya mendadak teringat dengan #Ingress 🙂

Saya keluarkan hape dari kantong, jalankan Ingress…. dan, ada banyak portal yang belum di capture 😀 termasuk KA'BAH 😀

Tentu saja kesempatan ini tidak saya sia-siakan 😀 screenshot terlampir 😀

Maka, kini saya sudah resmi menjadi pemilik Ka'bah 😀

Next : Portal @ Mecca Royal Clock Tower 😀

Cc +Dudi Gurnadi Kartasasmita +Riyogarta Pratikto


Post imported by Google+Blog for WordPress.

Barokat Jumat

:: Tepat ketika menginjakkan kaki di mesjid, dan turun hujan. Alhamdulillah, nikmatnya Jumat dengan semilir angin segar dari hujan, sebelum memulai sholat.

Setiap sholat, saya berusaha selalu dalam keadaan #sadar – bahwa, saya sedang menghadap ke Rajanya para Raja.
Tanpa perlu perantara & protokoler birokratis, setiap hari, saya bisa berkali-kali menghadap ke yang Maha Kuasa. That is truly an uplifting realization.

Di setiap audiensi tersebut, saya #sadar, bahwa dosa & kesalahan saya terlalu banyak, karena lemahnya saya. Saya cemas, takut, dan malu menghadapNya.
Saya berharap menjadi debu, yang tidak dikenal oleh siapapun, daripada dimurka oleh Nya.

Namun saya juga #sadar, bahwa kasih sayang Nya sangat luas. Saya memohon, agar selalu mendapatkan maaf Nya. Harapan & keyakinan saya sangat besar, bahwa Allah swt adalah yang Maha Pengasih & Maha Penyayang. Bahkan terhadap pendosa seperti saya.

Saya #sadar bahwa ikhtiar saya sangat lemah. Sekuat apapun saya berusaha, selalu ada yang ikhtiarnya jauh lebih kuat daripada saya.
Karena itu, saya tetap berusaha sekeras mungkin. Sampai berderak tulang, dan tenaga hilang.
Dan kemudian rela dengan hasil yang ditetapkan oleh Sang Raja.

#Sadar bahwa saya hanya sebutir debu di tengah lautan manusia. Remeh & lemah. Namun Yang Maha Pengasih demikian baik, selalu nikmat & kasih sayangnya dicurahkan. Tidak pernah terputus.
I am His #grateful slave, very much humbled by His kindness.

Di Jumat barokat ini, saya kembali menemui Nya. Merendahkan diri, dan kembali mengharapkan ridho Nya. Therein lies my salvation. 

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Reverse Arrow Optical Illusion

Reshared post from +Carmelyne Thompson

Reverse Arrow Optical Illusion

Look Mah; I can do magic! This is a nice experiment to do with the kids. 

This is simply a demo of refraction: bending of light. #scienceeveryday  

A whimsical example: 
https://plus.google.com/u/0/113881433443048137993/posts/MgCxqhMsngq

Sources:
Gif extracted from: http://youtu.be/G303o8pJzls
Physics Central info on Refraction: http://thekidshouldseethis.com/post/79356632627

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Kernel Terbaru Ubuntu LTS

:: Versi LTS (Long Term Support) dari Ubuntu memiliki banyak kelebihan. Namun salah satunya mungkin jarang diketahui, yaitu,  kernel versi terbaru yang stabil.

Canonical dengan rutin menyediakan versi-versi terbaru kernel untuk Ubuntu LTS. Sehingga, walaupun versi LTS saat ini sudah cukup "jadul" untuk standar Linux (12.04 = April 2012), namun kernelnya tetap bisa yang baru 🙂

Caranya mudah sekali, yaitu :

sudo apt-get update
sudo apt-get install linux-image-generic-lts-saucy linux-headers-generic-lts-saucy

Selesai – setelah restart, maka Ubuntu LTS anda akan menggunakan kernel dari Ubuntu versi terbaru, Saucy / 13.10 🙂

Dan kita bisa ganti "saucy" dengan berbagai versi ubuntu lainnya – barusan saya cek, ada juga tersedia kernel dari Ubuntu Quantal & Raring. Tinggal kita pilih saja mana yang kita inginkan.

Semoga bermanfaat.

Post imported by Google+Blog for WordPress.

RaspberryPi sebagai MediaServer

:: di rumah saya, RPi dipaksa bekerja rodi 🙂 dia bertugas sebagai OpenVPN server, Samba / File server, NFS, SSH, Mosh, Web server, Database server, Backup server, dan kini juga sebagai Media Server – memanfaatkan software MiniDLNA

Caranya mudah sekali : http://www.skenderovic.com/2013/06/use-raspberry-pi-as-dlna-server-for.html

Setelah itu, maka tinggal memasang software DLNA client, seperti app Skifta di Android, yang telah saya bahas disini : http://goo.gl/AJGWZD

Selesai, maka kita sudah bisa menikmati koleksi foto, audio, dan video kita dari mana saja 🙂 smart TV, handphone, tablet, dst – cukup dengan memasang software DLNA client nya saja.

Selamat menikmati.

============
LAMPIRAN : panduan ringkas memasang MiniDLNA di RaspberryPi :

(1) Pasang hard disk external ke port USB di RaspberryPi : maka biasanya akan langsung dikenali & terpasang. 

Bisa dilihat lokasi foldernya dengan perintah "df".
Contoh : /media/7358c2bd-6033-4b57-b47a-a26986d5bb78/

(2) Install MiniDLNA : sudo apt-get install minidlna

(3) Atur konfigurasinya : arahkan ke lokasi yang benar :

sudo nano /etc/minidlna.conf

Contoh : 

# koleksi audio
media_dir=A,/media/82398340/Lagu/
# koleksi video
media_dir=V,/media/82398340/Film/
# koleksi foto
media_dir=P,/media/82398340/Koleksi-Foto/

(3) Pastikan MiniDLNA akan selalu dijalankan setiap kali RaspberryPi dijalankan :

sudo update-rc.d minidlna defaults

(4) "Paksa" MiniDLNA untuk mencari & menemukan semua file multimedia di folder-folder yang telah kita tentukan sebelumnya diatas :

sudo service minidlna start
sudo service minidlna force-reload

Selesai !

Detail selengkapnya bisa dibaca juga disini : http://goo.gl/iyO7h8

Semoga bermanfaat.

Use Raspberry Pi as a DLNA server for your Samsung Smart TV
This is a quick tutorial on how to setup your Raspberry Pi to serve as a DLNA server using “minidlna”. Since I am running Raspbian “wheezy” version, you need to check first that you have latest updates. You do this by running…

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Moto X, Android, dan DLNA

:: DLNA adalah teknologi yang memungkinkan kita untuk mengakses konten multimedia kita dengan mudah.

Moto X, dan gadget Android lainnya, bisa menjadi DLNA client yang sangat handal, dengan memanfaatkan app Skifta 🙂 koleksi foto, audio, video – semuanya bisa dinikmati dengan nyaman, dengan memanfaatkan Skifta.

Server DLNA di rumah saya adalah sebuah komputer mini RaspberryPi, yang disambungkan ke hard disk external 3 Terabyte.

Kini akses ke kontennya menjadi mudah, setelah dipasangi software ReadyMedia (dulu bernama MiniDLNA). Posting selanjutnya akan membahas cara setupnya (server DLNA) ini.

Semoga bermanfaat.

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Android Wear

r. :: I was looking at smartwatches (#), including Neptune Pine. Then I stumbled on this video about Android Wear : Android Wear: Information that moves with you

Wow 😀 that was just amazing… well done Google. Another cool invention.

(#) https://www.kickstarter.com/projects/neptune/neptune-pine-smartwatch-reinvented

Reshared post from +The Verge

Whoa! 

Google reveals Android Wear, an operating system designed for smartwatches
Google is officially getting into wearables. The company has announced Android Wear, a version of the operating system designed specifically for wearable devices. To start with, the system is…

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Parenting is Fun

:: one day in Tokyo, I was talking with my daughter, and having quite a bit of laugh together. Then I realized that our tour guide, Yumi-san, has been looking at us and grinning widely.

So she came to us, "Hi, you seem to be having fun??"

Me : (a bit confused) um, yes? We're just talking about something 🙂

Yumi-san : So lovely! In Japan, the daughter will usually went out from home when she grew up, and come back later as stranger.

Me : um, what the….. yes?

Yumi-san : So great that you're best friend with your daughter !

Me : ah… thanks?

And then she cheerfully went to talk with the others while smiling at us. I was still quite flabbergasted, but grinning too because of that funny conversation 🙂

Anyway, I always try my best to let my children know, that they can talk to me about anything. And I mean #any thing.

And yes, I ended up quite shocked quite a lot of times, LOL. But, I'd rather be shocked, than to have them depend on others / strangers.

In the process, I try to make it as fun as possible to them. Basically, I'd be their best friend. At least I'll always try.

Some people will probably say that it's really great.
However, I've seen some really great parents, and I know that being their best friend is not enough.

You'll also have to be the best parent for them.

This means that you'll have to make rules, and enforce them. Even if it breaks your heart.
You'll have to become a teacher, teaching about the real life to them. How hard it is, and how to handle it. And so on.

So I know that I'm not yet a great parent. I still have a lot to learn. It's a lot of effort & pain.

But that doesn't mean we can't make it fun 🙂

Enjoy the process, the struggle. Look at the wonderful little things happening around. Then suddenly, everything doesn't feel so heavy anymore. Suddenly, everything become possible.

Try your best, and enjoy.

Have fun !

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Kalau masih ada yang heran kenapa Indonesia sering kena bencana alam, posting dari…

Kalau masih ada yang heran kenapa Indonesia sering kena bencana alam, posting dari Google ini bisa membantu menjelaskan.

Reshared post from +Google Maps

Holy volcano! The Indonesia archipelago is a densely-packed hotbed of volcanic activity. How many can you count on this #MapsGallery map → goo.gl/i89tmS.

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Kesan di Jepang

:: Beberapa waktu yang lalu, saya menemani si sulung dalam perjalanan Study Tour nya ke Jepang. Sebagaimana perjalanan ke tempat asing lainnya, selalu ada hal menarik yang kita akan temukan 🙂 Apa saja yang kami temukan disana ?

1. TEPAT WAKTU : mungkin sudah banyak yang tahu ini 🙂 namun, tetap saja mengesankan ketika mengalaminya sendiri. Semuanya serba tepat waktu. Keterlambatan kereta MRT adalah dalam hitungan detik.

Ketika Shinkansen terlambat sekitar 20 menit, mereka minta maaf sampai berkali-kali — padahal, terlambatnya karena turun salju yang sangat deras 🙂 paling deras sejak Perang Dunia II ! Sehingga, sebetulnya tentu saja bukan kesalahan mereka.

Anyway, sekitar pertengahan perjalanan, tour guide kami sudah mulai memahami kultur orang Indonesia – alih-alih meminta kami kembali ke bus pukul 11:00, Yumi-san meminta kami kembali pukul 10:50. "That way, there is still 10 minutes to spare", katanya sambil nyengir.

Namun tetap saja terjadi satu kali, ada seorang anak yang terlambat sampai 40 menit. Berdiri Yumi-san di depan bus, dan dia berkata melalui microphone bus, " I am angry!".

Waduh, mau ditaruh dimana muka ini…. untunglah setelah itu tidak ada lagi kejadian serupa.

2. EFISIEN : ada banyak bentuk efisiensi di Jepang. Salah satu yang nampak kentara, dari perspektif Indonesia, adalah bagaimana cepatnya mereka berjalan kaki 🙂 kita betul-betul menjadi seperti siput.

Pihak EO (event organizer) sudah mengantisipasi ini, dan menjelaskan di dalam booklet panduan, bahwa di jalur pejalan kaki, kita harus di sebelah kiri. Sehingga, yang lebih cepat bisa terus berjalan di sebelah kanan, tidak terhalang oleh rombongan kita. Alhamdulillah, kita jadi tidak terlalu sering menghalangi pejalan kaki lainnya.

Dulu di Inggris juga saya sudah terbiasa dengan kecepatan mereka berjalan kaki. Tapi saya berasumsi ini karena postur tubuh mereka yang lebih besar. Saya termasuk pejalan kaki yang cepat di Indonesia, kadang sampai nyaris menabrak orang lain yang terlalu lambat & luput saya antisipasi, namun, tetap saja saya masih termasuk lambat di Inggris.

Eh, ternyata di Jepang, yang postur tubuhnya serupa dengan kita, mereka pun berjalan dengan cepat juga.

3. TAAT ATURAN : Mirip seperti Singapura, orang Jepang juga sangat taat aturan. Namun, terasa lebih nyaman, karena, tidak ada nampak ancaman denda sampai ratusan / ribuan dolar (yen), seperti di Singapura. Nampaknya masyarakatnya sudah sadar sendiri mengenai pentingnya mengikuti aturan, sehingga tidak perlu di "ancam" lagi.

4. SEHAT : ini yang cukup mencengangkan saya – nyaris tidak pernah saya bertemu dengan orang gendut di Jepang 🙂 tepatnya, Tokyo & Nagoya.

Jika Anda pernah menonton film Jepang, dan melihat postur tubuh aktor & aktrisnya, bagus & berisi; ya, kira-kira seperti itu juga postur tubuh kebanyakan orang Jepang 🙂

Seingat saya, sepanjang perjalanan 6 hari, ke banyak tempat & lokasi, hanya 2 kali saya bertemu dengan orang yang gendut.

Apakah mungkin faktor makanan ? Contoh : Saya terkesima ketika menikmati minuman jeruk kemasan yang sangat enak, ternyata, kandungan gulanya hanya 10 gram !
Padahal, minuman serupa di Indonesia biasa mengandung 40 gram gula, empat kali lipatnya !

Sedangkan minuman favorit mereka, ocha / teh hijau, bahkan yang versi kemasan, tidak mengandung gula. Ya, ZERO SUGAR 🙂 dan tetap terasa enak sekali.
Bahkan kecap mereka pun tidak manis.

Dan tentu saja mereka suka makanan segar, ikan mentah, sayur mentah, dst. Hanya sekali saya bertemu dengan gorengan 🙂 (tempura). Berbeda sekali dengan misalnya Hoka-Hoka Bento, yang mayoritas menunya adalah gorengan 🙂

Plus, kebiasaan mereka berjalan kaki kemana-mana.
Plus, populernya sepeda di Jepang – ya, tidak kalah dengan Amsterdam, banyak orang di Tokyo menggunakan sepeda sebagai transportasinya 🙂 takjub betul melihatnya.

Sepeda seorang ibu bisa ada 2 boncengan, di depan & di belakang. Wow.

Sedangkan sepeda motor justru dilarang seperti itu, 1 sepeda motor hanya boleh mengangkut 1 penumpang. Jadi, bisa ditebak, yang mana yang lebih dipilih oleh masyarakat 🙂

5. SALING HORMAT & TENGGANG RASA : dulu ketika melihat foto-foto seputar Jepang, dan melihat orang-orang yang menggunakan masker, saya berpikir, wah, segitu pedulinya mereka dengan kebersihan. Atau, terlalu takut kena penyakit dari orang lain ?

Setiba di Jepang, baru saya tahu, ternyata mereka menggunakan masker itu adalah supaya orang #lain tidak kena penyakit dari mereka. Wow 🙂 senang sekali mendengarnya.

Jadi, jika ada yang tidak enak badan / pilek / batuk, mereka sadar saja sendiri, dan langsung menggunakan masker. Sambil berharap bahwa orang lain jadi tidak ikut kena sakit juga. Sungguh menyenangkan.

Juga di hari kedua di Jepang, leher saya terasa sakit sekali. Awalnya saya sempat bingung kenapa.

Lalu saya baru sadar, karena nyaris setiap orang yang kami temui selalu memberikan hormat / menunduk, dan saya selalu kaget karena belum terbiasa, maka saya selalu membalas sekenanya…. tidak menunduk dari pinggang, tapi cuma kepala / dari leher saja.

Dan yah begitulah hasilnya 😀 sakit leher, ha ha.

Setelah itu, saya berusaha untuk membalas salam / hormat mereka dengan benar juga.

6. TRANSPORTASI PUBLIK YANG MENGESANKAN : soal bagusnya MRT di Tokyo mungkin sudah banyak diketahui, namun, sebetulnya bukan itu saja — transportasi publik mereka juga sudah saling terintegrasi dengan cukup efisien.

Contoh : untuk menuju ke stasiun Shinkansen, kami cukup menggunakan MRT saja, karena sudah tersambung antara kedua stasiun tersebut. Tidak ada terputus, tidak perlu berjalan kaki di antaranya. Nyaman sekali.

Juga ketika perlu menyambung dengan bus di Nagoya, sudah ada rute bus yang melalui stasiun tersebut dengan frekuensi yang memadai. Sehingga kita bisa terus menikmati transportasi publik yang nyaman.

Mudah-mudahan suatu hari kita juga akan bisa menikmati hal seperti ini di Jakarta.

7. MAKANAN HALAL : sebelum pergi ke Jepang, saya sudah ikhlas jika musti berpuasa disana sampai berhari-hari. Saya berasumsi bahwa akan sulit menemukan makanan halal disana. Mungkin setiap hari cuma akan bisa makan biskuit atau roti yang sudah jelas halalnya saja.

Di luar dugaan.. ternyata di dekat hostel kami saja, ada restoran India halal yang buka sampai larut malam 😀 saya & anak saya sarapan Nasi Biryani, sementara yang lainnya makan mie instan sambil bengong melihat kita, ha ha.

Dan di sepanjang jalan juga sering menemukan restoran halal lainnya, seperti di Akihabara, Tokyo Bay, dst.

All-You-Can-Eat pula 😀 minta ampun. Pulang dari Jepang, berat badan saya malah bertambah…. 🙁 terlalu sering pesta kari ayam, roti naan, chicken tikka, manisan yoghurt, dst, dst… duh gusti… 😀

Alhamdulillah, ternyata jika diusahakan, bisa juga menemukan makanan halal di Jepang.

8. MUSEUM SAINS YANG MEWAH : ini benar-benar membuat saya iri berat. Selama disana, kami mengunjungi beberapa museum sains, milik PAM (perusahaan air) / Tokyo Water, milik Pemda Tokyo (Mirai), dan milik Panasonic. Mungkin masih ada banyak lagi lainnya, namun itu saja yang kami sempat kunjungi ketika itu.

Dan, setiap museum itu bukan main mewahnya. Saya kira Science Museum di Singapura sudah sangat bagus. Ternyata yang Mirai saja adalah gedung 7 (tujuh) lantai, wow ! 😀 pontang-panting saya berlari kesana kemari, mencoba semua eksibisi yang ada… dan tetap saja akhirnya hanya satu lantai yang berhasil saya nikmati 🙁 terlanjur kehabisan waktu.

Belum lagi Tokyo Water Museum, cuma membahas soal air saja, namun bukan main canggihnya. Dan Panasonic Science Museum menyediakan 1 lantai khusus untuk teknologi-teknologi terbaru mereka, sehingga disitu dilarang foto.

Saya sampaikan apresiasi saya kepada Yumi-san, yang sudah berkenan membawa kami ke museum-museum tersebut. Saya katakan bahwa sebetulnya butuh 1 hari untuk setiap museum tersebut, bukan hanya beberapa jam, dan untuk Mirai mungkin perlu 2 hari atau lebih.

Tiba-tiba, raut mukanya berubah jadi terharu….. saya bingung…. lalu Yumi-san bercerita, bahwa turis-turis Indonesia lainnya yang sebelumnya dia antar, mereka hanya celingak-celinguk beberapa menit saja… dan lalu bertanya kepada Yumi-san : "Kapan kita ke Imperial Palace?"

Yak, dan saya pun refleks #facepalm di hadapan Yumi-san… malunya…. oh well 🙂

Anyway, itulah sekilas pengalaman saya keluyuran beberapa hari di Jepang. Semoga bermanfaat 🙂



Post imported by Google+Blog for WordPress.

Memasukkan Data CSV ke MySQL

:: Beberapa hari yang lalu, saya diminta oleh seorang data analyst untuk memasukkan sekumpulan data di file CSV ke MySQL. Alhamdulillah ini mudah dilakukan di MySQL, dengan memanfaatkan perintah "LOAD DATA INFILE"

Isi dari file CSV tersebut adalah seperti ini :

======
NAMA; ALAMAT; TELPON; KODE POS
Saya; Jl. Jalan Disana; 0215554848; 12345
Kamu; Jl. Jalan Disini; 0215558348; 98765
======

Maka, perintah untuk memasukkannya ke sebuah table di MySQL dengan format fields yang sama adalah sebagai berikut : 

======
mysql -e "LOAD DATA INFILE '/tmp/tmp/inidata.csv' INTO TABLE datasaya.tablesaya FIELDS TERMINATED BY ';' LINES TERMINATED BY 'rn' "
======

Keterangan :

FIELDS TERMINATED BY ';' : karena setiap field di file CSV tersebut ternyata dipisahkan oleh ';', bukan koma.
LINES TERMINATED BY 'rn' : tanpa opsi ini, maka ketika data tersebut di SELECT, outputnya akan berantakan.

BERSIH-BERSIH

Pembaca yang bermata & bernalar tajam tentu akan langsung paham, bahwa, perintah tersebut diatas juga akan memasukkan record pertama 🙂 yaitu : 

======
NAMA; ALAMAT; TELPON; KODE POS
======

Untunglah solusinya mudah, yaitu perintah berikut ini :

======
mysql -e "DELETE FROM tablesaya WHERE kode_pos='KODE POS';"
======

BANYAK FILE

Happy ending ? Belum 🙂 karena, ternyata datanya ada ratusan ribu record, DAN tersebar di ratusan file, di puluhan sub-direktori…. #glek 

Untunglah ini dunia Unix / Linux 🙂 sehingga, solusinya cukup berupa script ringkas sbb :

=============
#!/bin/bash
DATABASE=datasaya
TABLE=tablesaya

#backup current table
mysqldump $DATABASE $TABLE > ~/backup/$DATABASE-$TABLE—`date +%d-%m-%Y`.mysql

# set line terminator to be n 
# (default: space)
# if this is not set, then $FILES content will be really messed up 
# when there are files with space in their name
IFS=$'n';

FILES="$(find /tmp/tmp -type f -name '*')"

for f in $FILES
do
  echo "Processing $f file…"

mysql -e "LOAD DATA INFILE '$f' INTO TABLE $DATABASE.$TABLE FIELDS TERMINATED BY ';' LINES TERMINATED BY 'rn' "
mysql -e "DELETE FROM $TABLE WHERE kode_pos='KODE POS';"

done
=============

Semoga bermanfaat.

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Handy tools for explaining cold weather to climate change deniers

Reshared post from +John Hummel

Handy tools for explaining cold weather to climate change deniers.

Climate change deniers tend to think a single cold day, or a stretch of several cold days in a row, is "proof that global warming is a hoax."

The idea that "cold weather proves there is no climate change" reflects a fundamental misunderstanding of science and the of the difference between local and global trends. In many cases, it also reflects an emotionally-motivated willful disbelief in climate change.

How can you even start to have a meaningful conversation with a person like that? Or at least explain the evidence in terms a change-denier can understand?

This handy guide provides some pithy one-liners (and an XKCD cartoon) that may help you to explain the evidence to a willfully ignorant climate-change-denier.

thanks, +Being Liberal 

The ultimate guide to shutting down climate trolls
Next time someone tells you that snowy weather means global warming isn’t real, you’ll know exactly how to respond VIDEO

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Pengajian Hikmah :: Pagi ini, ba'da sholat Subuh, mendapat nikmat mendengarkan…

Pengajian Hikmah :: Pagi ini, ba'da sholat Subuh, mendapat nikmat mendengarkan ceramah ustadz Habibullah, di Masjid Baiturrahman, Pondok Pinang. Ada banyak hikmah yang dibagikan oleh beliau pagi ini.

# Mari kita anggap pagi ini sebagai kesempatan baru kita / second chance, setelah tadi malam kita mati (tidur), dan alhamdulillah masih dihidupkan kembali oleh Allah swt.

Mari kita manfaatkan hari ini sebaik-baiknya, seakan-akan ini adalah kesempatan / hari terakhir kita di dunia ini.

# Ayat-ayat Kauniah (alam/sains) luar biasa banyak di sekitar kita sebagai pengingat & tanda-tanda keberadaan Allah swt.

# Al-Quran memberikan isyarat, Iptek/sains memberikan bukti.

# Ketika memberikan pengajian di Kejaksaan Agung, saya katakan bahwa ketidak adilan adalah penyebab banjir (audiens tertawa)

# Kita hidup di Kerajaan Allah, yaitu di tempat bernama Bumi. Namun kita malah terus melakukan tindakan-tindakan "subversif" — di antaranya yaitu dengan merusak alam/bumi.

# Jika ketaqwaan umat Islam turun, maka Allah akan mencabut ilmu. (lalu beliau mengucapkan dalilnya, tapi saya luput mencatatnya)

Ini sudah selalu terbukti sepanjang sejarah. Ini salah satu sebab kenapa saat ini umat Islam terpuruk di sisi teknologi.

# Agama dipahami secara artifisial, lepas dari konteks. Alhasil tetap bisa terjadi berbagai hal aneh, seperti korupsi besar justru terkait Haji di departemen Agama, diperkirakan Rp 80 trilyun

# Jangan lakukan studi kritis terhadap kebijakan Allah, contoh : protes kenapa Adam as tinggal di Surga dulu (padahal nantinya akan menjadi Khalifatul Ardh / pemimpin di Bumi), tapi, lakukan studi analisis, untuk mendapatkan hikmahnya.

# Di dalam Quran disebutkan bahwa ada patahan-patahan di dalam bumi (menarik, sayang ayatnya tidak disebut)

# Tidak semua orang harus menjadi orang "sukses". Setiap orang hanya dimintai pertanggungjawaban oleh Allah tergantung dari kemampuannya.

Sahabat penuang air wudhu Rasulullah bisa masuk surga, padahal bukan orang yang jenius atau sukses, hanya orang "biasa" saja.

Tapi, ybs punya ambisi/keinginan, yaitu untuk terus bersama Rasulullah; selama di dunia ybs bisa selalu menemani Rasulullah, dan ybs menyampaikan keinginannya untuk juga bisa selalu bersama Rasulullah di surga.
Maka Rasulullah khusus mewasiatkan ybs, untuk memperbanyak sujud.

# Salah satu sumber penyebab masalah di zaman kita ini adalah kita terlalu fokus ke mendapatkan hak kita – namun, kita malah lupa dengan pentunaian kewajiban kita.

Ustadz kemudian minta maaf karena terlalu lama berceramah, audiens bersahutan mempersilakan terus, saya bengong karena baru sadar bahwa ternyata, sudah satu jam waktu berlalu.

Alhamdulillah, hari ini dimulai dengan pagi yang penuh dengan pelajaran hikmah.

Catatan: kelepasan ketawa ketika ada audiens yang bertanya soal buku "Borobudur & Sulaiman", dan dijawab oleh ustadz dengan "itu buku yang menafsirkan Quran dengan othak athik mathuk" 😀 #mules

Post imported by Google+Blog for WordPress.