Archive for the 'berita-it' Category

Dicari: Kandidat “Habibie Technology Award”

Saya mendapat informasi ini dari kawan di ISNET. Jika Anda mengetahui orang yang layak untuk mendapatkan penghargaan ini, segera kontak Bpk. Djoko Karmiadji di dkarmiadji@rocketmail.com

Informasi selengkapnya :

From: Djoko Karmiadji

BPPT akan menganugerahkan BJ Habibie Technology Award kepada individu-individu yang berjasa di bidang teknologi bagi Indonesia. Kami mencari kandidat penerima Award untuk bidang otomotif, mekatronika dan material.

Kami berharap untuk mendapatkan masukan nama-nama kandidat yang akan diusulkan dengan penilaian yang mengacu pada 5 azas Inovasi, yaitu:

1. Azas Penemuan (invention)

2. Azas Kreatif

3. Azas efisien dan effektif

4. Azas nilai tambah

5. Azas manfaat.

Sedangkan kriteria penilaian terhadap kelima azas tersebut meliputi:

1. State of the art

Tingkat keunggulan dan keterkinian teknologi dari produk teknologi yang diusulkan.

2. Size of impact

Besarnya dampak / cakupan pengaruh hasil produk teknologi pada tahapan pengembangan teknologi (R,D,E & O).

3. Degree of complexity

Derajat kompleksitas atau banyaknya faktor berpengaruh dan/atau variabel-variabel yang perlu diperhitungkan untuk menghasilkan produk teknologi.

4. Amount of effort.

Jumlah upaya atau seberapa besar/sulit/keras upaya yang dibutuhkan dalam kegiatan perekayasaan.

5. Degree of maturity

Derajat Kematangan dari produk teknologi ditinjau dari phase/tahap pengembangan teknologi (initial-stage, development-stage & mature-stage)

6. Originality

Keorisinilan hasil produk teknologi (hasil pengembangan atau ide baru)

7. Uniqueness

Keuinikan produk teknologi.

8. Degree of advantage

Derajat kemanfaatan produk teknologi sebagai problem solver dan/atau kemampuan produk teknologi dalam mingkatkan daya saing produk pengguna dan kemampuan sebagai pengungkit ekonomi.

9.Completeness of action

Merupakan hasil produk teknologi siap pakai/hasil akhir (end-product) atau merupakan awal (input) dari sebuah hasil produk lain.

10. Amount of result

Hasil Produk Teknologi mampu memberikan hasil/nilai ekonomis (economic value)

Usulan kandidat dikirimkan ke alamat email:

dkarmiadji@rocketmail.com
dkarmiadji@yahoo.com
dkarmiadji@b2tks.com

Wassalam,

Prof. Dr. Ir. Djoko W. Karmiadji, MSME
Majelis Perekayasa Bidang Otomotif, Mekatronika & Material, BPPT

IGOS Summit 2

Berbagai institusi yang bergerak di bidang open source telah bergerak untuk mengadakan hajatan akbar open source tahun ini, IGOS Summit 2.

Detail acara :

Waktu : 27 - 28 Mei 2008

Lokasi : JaCC (Jakarta City Center)

Ada banyak acara disini, seperti :

# “Next Generation Network (NGN)/VOIP dan ENUM berbasis Open Source” oleh Onno W. Purbo

# Pemanfaatan FOSS untuk Pemerintahan, Pendidikan, dan Bisnis

# Berbagai kompetisi

# Deklarasi IGOS 2

# Narasumber & para tokoh open source, juga para wakil dari pemerintah dan berbagai institusi pendidikan.

Sampai jumpa di perhelatan akbar ini !

Hati-hati 000webhost.com

Beberapa hari yang lalu saya mendapat email sampah / spam yang menawarkan jasa webhosting gratis dari 000webhost.com

Bagi yang melakukan spam dengan mimpi akan mendapatkan uang us$ 5 per registrasi, lupakan mimpi Anda tersebut. 000webhost.com menipu para affiliates nya.

Secara logis saja, bagaimana website gratis bisa membayar orang lain ?

Bagi mereka yang ingin memanfaatkan jasa webhosting 000webhost.com, pikirkan dulu baik-baik. 000webhost.com bisa mengeksploitasi data pribadi Anda.

Belum lagi berbagai peringatan dari berbagai forum webhosting di Internet dari para pakarnya.

Semoga bermanfaat.

Sekolah Dasar Ubuntu Indonesia

Demikianlah judul website tersebut. Saya sampai tertawa membacanya :D
Namun sambil merasa salut dengan tekad & itikad baik dari beberapa blogger Indonesia tersebut.

Kalau kemudian sekolah ini bisa banyak memberikan manfaat, jangan lupa kita semua berterimakasih kepada Mas Kabul ya.

Yuk mari kita bersama-sama ke sekolah dasar ubuntu indonesia !

VMware : apa, mengapa, serta berbagai kelebihannya

Di milis kom-tek ada sebuah pertanyaan, mengenai apakah VMware sudah layak digunakan untuk production / live environment ? Email tersebut jadi membuat saya teringat bahwa, walaupun saya sudah lama melakukan & merekomendasikannya ke banyak orang, namun saya belum pernah membahasnya secara agak mendetail.

Satu-satunya posting saya yang membahas topik ini belum menjawab pertanyaan dari ybs.
Karena itu kemudian saya sisihkan waktu untuk mencoba menuliskannya.

Harapan saya, setelah membaca artikel ini, maka kemudian Anda juga jadi dapat menikmati manfaat dari infrastruktur IT yang telah di virtualisasi.

Selamat menikmati & semoga bermanfaat :

Read the rest of this entry »

Daftar Hotspot Gratis di Jakarta

Artikel yang bagus sekali. Terimakasih kepada Anthony (Bemo Net) untuk artikelnya ini di milis bemo-batavia@ :)

Ada hotspot gratis yang belum tercantum disini ? Atau ada hotspot yang sudah tidak aktif/gratis lagi?
Silahkan informasikan di form komentar posting ini. Thanks !


DAFTAR HOTSPOT INTERNET GRATIS DI JAKARTA

Mungkin saat anda diperjalanan tiba tiba anda terima sebuah pesan yang mengharuskan anda membalas suatu email dengan segera.
Atau klien yang minta penawaran harga lewat email sebelum jam tertentu, atau kekasih anda minta anda segera memberi keputusan yang harus dikirim lewat email dan sebagainya.
Tentunya pilihan paling mudah buat anda adalah segera mengunjungi Warnet terdekat atau Cafe Cafe yang menyediakan Hotspot.

Nah kalau anda punya notebook yang dilengkapi dengan fasilitas WIFI atau anda pemakai blueberry atau Handphone 3G dan PDA serta gadget lainya yang dapat terkoneksi ke internet.
Anda bisa mampir ditempat tempat ini dan bisa koneksi ke internet secara gratis dengan koneksi 802.11b Wi-Fi atau 802.11g Wi-Fi

Silakan pilih tempat mana yang paling mudah dicapai dan terdekat dari lokasi anda berada plus dengan link nya misalnya anda butuh informasi mengenai tempat tersebut.
Have a nice surfing and free services.

1. Bakmi Keriting Restaurant
Jl. Jend Sudirman Kav 1 Wisma BNI 46 Jakarta 10220

2. Fashion Cafe
Jl. Jend Sudirman Kav 1Wisma BNI 46 Jakarta 10220

3. Food Court Restaurant
Jl. Jend Sudirman Kav 1Wisma BNI 46 Jakarta 10220

4. Java Bay Cafe
Jl. Jend Sudirman Kav 1 Wisma BNI 46 Jakarta 10220

5. Mall - Plaza Senayan
Jl. Asia Afrika 8 Plaza Senayan Jakarta 10270

6. Marche Moven Pick Restaurant
Jl. HR Rasuna Said Kav X-0, Graha Surya Internusa Lt Dasar Jakarta 12950

7. Grand Melia Hotel
Jl. H. R. Rasuna Said Kav X-0, Hotel Grand Melia Jakarta 12950
update: sudah tidak gratis, Rp 75.000 / 2 jam (trims Kukuh)

8. Millenia RatuPlaza
Jl Jenderal Sudirman RatuPlaza eMall, 4th floor Jakarta 10220

9. Mall - Telkom Teleshop
Mall Taman Anggrek Jakarta Barat

10. Harris Hotel Tebet Jakarta
Jl. Dr Saharjo 191 Jakarta Selatan

11. Jakarta Convention Center
Jl. Gatot Subroto Senayan Jakarta Selatan

12. Mojo Cafe
Mangga Dua Square Level 3, Next to Surya Cinema Jakarta kota

13. Cyber Cafe
Orion Dusit Lantai Dasar. Jakarta Kota

14. Office - Istana Negara
Pers Room 1 President Office Jakarta Pusat

15. Office - Telkom
Jl. Gatot Subroto Graha Citra Caraka Jakarta Pusat

16. Dunkin Donat Pusat
Jl. Hayam Wuruk dekat dengan Wisma Hayam Wuruk Jakarta Kota

17. Plaza Semanggi. Lantai 1 dan lantai 2 dan Food court area
Jl. Jendral Sudirman Jakarta Selatan

18. Oma Sendok
di jalan Empu Sendok No. 45, Senopati keb baru Jakarta Selatan.

19. Bakoel koffie,
Bellaggio, Mega Kuningan.

20. BizNet Cafe,
Mega Kuningan

21. Delights cafe,
Jalan Kemang Raya, Kemang Jakarta Selatan.

22. Cafe Aksara Bookstore,
Kemang, Jakarta Selatan.

23. Restoran Hotel Grand Flora,
Kemang, Jakarta Selatan.

24. Cafe Lokananta,
Panglima Polim Selatan, Jakarta Selatan.

25. BAKWAN ECETERA
Jl. Benda No. 89, Kemang - Jakarta Selatan,

26. Mal Pondok Indah II,
mulai lantai paling bawah hingga ke lantai atas (foodcourt) khusus hari kerja.

27. Depok Town Square (Foodcourt)

28. ZOE Cafe, Depok

Artikel asli oleh : Anthony Bachtiar (iris@cbn….),
dari milis Bemo-Batavia.

(1) updated 19 Juli 2007 oleh Anthony Bachtiar via milis Bemo-Batavia.

Warga Indonesia kini lebih mudah mendapat Green Card

Kabar gembira dari milis indo-svjobs@yahoogroups.com, kini WNI lebih mudah untuk mendapatkan Green Card.

Detail selengkapnya :

Ini ada update dari usgov http://www.murthy.com/visadate.html mengenai kemajuan retrogression EB3 untuk Indonesia , penting untuk temen2 yang mo datang tahun depan:

Employment -Based Preference
All Chargeability Areas Except Those Listed China (Mainland Born) India Mexico Philippines
1st C C C C C
2nd C 01 JAN 06 01 APR 04 C C
3rd 01 JUN 05

Cutoff EB3 untuk non-India/China (Indonesia) maju 3 tahun dalam 2 bulan terakhir…..artinya apa ?

artinya supply visa yang dialokasikan untuk engineer non-india/cina oleh US Gov ternyata lebih banyak dari demand ! kalau begini caranya mungkin 6 bulan lagi EB3 priority date bakal current. Dan kalau current, berarti engineer dari Indonesia CUMAN BUTUH WAKTU 6 BULAN - 12 BULAN SAJA dari pertma kali filing PERM case sampai dapatkan AoS atau GCnya.

Buat kita yang tahu arti peraturan dan dapat menginterpretasi update berita seperti ini, ini kabar yang sangat menggembirakan, apalagi ditambah data dimana banyak job hiring hitech di SV dalam 3 tahun terakhir ini.

Kalau kita bisa mencerna semua valid data points yang tersedia, mungkin kita jadi bingung kenapa gak semua engineer Indonesia (yang qualified) pindah tumplek ke Silicon Valley.

Carlos

Blogger tertua di Indonesia ?

Silungkang Dalam Sejarah adalah sebuah blog yang dibuat oleh bapak Munir Taher (1). Beliau berumur 73 tahun, dan dibantu oleh seorang keponakannya dalam perawatan blog tersebut. Halaman MyBlogLog.com beliau bisa dilihat disini.

Sesuai dengan namanya, blog ini membahas seputar sejarah Silungkang - sebuah desa kecil di Sumatera Barat, dengan sejarah yang sangat berwarna-warni. Mulai dari pemberontakan terhadap penjajahan Belanda di tahun 1927, keikut sertaan di pameran dagang internasional di Belgia, salah satu desa pertama di Sumatera yang mendapat listrik & telpon (berkat hubungan baik dengan bung Hatta), tidak ada korban tewas karena Romusha (berkat kecerdasan wali nagari pada saat tersebut), dan lain-lainnya.

Blog ini adalah usaha beliau untuk mendokumentasikan sepotong sejarah Indonesia, yang jika tidak dilakukan maka akan terancam lenyap, sejalan dengan telah wafat para pelaku sejarahnya. Semoga berhasil dan bisa banyak bermanfaat.

(1) disclaimer: ybs adalah mertua saya.

Software Portable

Walaupun sering bepergian ke berbagai lokasi, sebetulnya saya sering malas membawa laptop (kembali ke laptop? mbuh..). Walhasil laptop saya jadi awet dan kondisinya tetap mulus (atau mungkin juga karena saya belikan sleeve-nya?).

Nokia E70 sudah sering membantu di beberapa perjalanan, sehingga saya bisa meninggalkan laptop saya. Kalau saja ada Open Office di handphone ini….

Ternyata ini bisa :)

Sejak beberapa waktu yang lalu, saya telah memasang Portable Apps.com di handphone ini.
Dengan card MicroSD sebesar 1 GB, sudah lebih dari cukup untuk menyimpan seluruh aplikasi yang ada di situs tersebut. Open Office, Firefox, 7-Zip (compressor favorit saya), Video Player (VLC), html/css editor (nvu), PuTTY (penting :) ), Photoshop (eh ralat, gimp) - bahkan anti virus (clamWin) juga ada.

Hidup open source !
Kini handphone saya makin powerful - cukup membawa handphone dan kabel USB-nya, maka kemudian saya bisa menggunakan aplikasi yang saya perlukan dimana saja.

Jelas ini banyak manfaatnya, tapi yang paling menarik mungkin adalah untuk demo “rusak”-nya Internet Explorer ke client — beberapa client protes bahwa sebuah website extranet yang kami develop tampilannya jelek. Cukup bermodal portable Firefox yang ada di handphone ini, maka kami bisa menunjukkan bahwa sebetulnya ini gara-gara “bug” CSS di Internet Explorer.
Setelah itu biasanya mereka berhenti protes dan dengan senang hati kami pasangi Firefox :)

Lalu saya menemukan Portable Open Source. Wow…. ada banyak pilihan lagi disitu. Webserver, Wiki portable, kamus gratis, security software, software keuangan pribadi, CD burner. Dan games.

Saatnya untuk membeli card memory yang lebih besar lagi :)

Referensi :
[ PortableApps.com ]
[ Portable Open Source ]

Michael Dell menggunakan Ubuntu

Siapa sangka ternyata Michael Dell, konco erat Microsoft, menggunakan Ubuntu di laptopnya ?

Spec selengkapnya :

Hardware: Dell Precision M90

* Intel Core 2 Duo T7600 Processor
* 4GB DDR2 667Mhz DRAM
* 17″ WXGA+ Widescreen LCD
* 160GB 7200rpm SATA hard drive
* 8X DVD +/- RW optical drive
* NVIDIA Quadro FX 3500 512MB

Software:

* Ubuntu 7.04 Feisty Fawn
* VMWare Workstation 6 Beta
* OpenOffice.org 2.2
* Automatix2
* Firefox 2.0.0.3
* Evolution Groupware 2.10

Mudah-mudahan ini merupakan awal era baru - dimana akhirnya ada vendor global yang berani (dan tidak takut digertak / diancam oleh Microsoft) untuk membundel operating system non Windows. Dampaknya bisa sangat luar biasa bagi corporate buyers. Here’s hoping.

Wiimote - revolusi HCI

Bagi yang sudah bosan “terkungkung” dengan keyboard, mouse, dll sebagai perangkat HCI, perangkat-perangkat baru menjadi selalu menarik.
Ada alat yang bisa mendeteksi seluruh gerakan tubuh kita. Webcam yang bisa mendeteksi gerakan di depannya. Bagi penderita RSI, keyboard & mouse khusus jadi sangat membantu mereka. Ada lagi software text-to-speech, dan kebalikannya, speech-to-text. Dan banyak lagi lainnya.

Tapi yang paling menarik bagi saya (selain brain plug) adalah Wiimote. Sejak pertama kali tersiar kabar mengenai alat yang unik ini, saya yakin bahwa akan ada revolusi besar - paling tidak bagi posisi Nintendo sendiri di pertarungan di arena game console.

Pertama, Wiimote mengusung konsep input yang sangat menarik - motion sensor. Sebetulnya Wiimote bukan yang pertama - beberapa di antaranya telah saya sebutkan di paragraf pertama. Namun, Wiimote sepertinya adalah yang pertama yang sukses secara massal, mudah digunakan, harganya terjangkau, dan universal - tidak hanya di Nintendo Wii, namun kinipun sudah mulai bisa digunakan di PC.

Kedua, Wiimote bukan hanya perangkat input (IR sensor, motion sensor, buttons); namun sekaligus juga adalah perangkat output (force feedback, speaker, LED).

Ketiga, aplikasi Wiimote tidak hanya semata untuk game, berbeda dengan game controllers lainnya; tapi bisa jauh lebih luas lagi dari itu.

Kemarin ini saya berbincang-bincang dengan kawan mengenai potensi Wiimote — software (bukan video) tutorial aerobik, dimana Anda musti menggerak-gerakkan Wiimote sesuai instruksi. Keahlian Anda tidak hanya menjadikan Anda top scorer, namun sekaligus menjadikan badan lebih sehat.
Lalu Wiimote sebagai interface ke dunia virtual seperti SecondLife. Atau, belajar karate dengan Wiimote ? Tidak hanya mendapatkan nilai tinggi dan instant gratification / kepuasan melihat musuh-musuh di layar bertumbangan, Anda juga mendapat keahlian praktis. Dan masih banyak potensi lainnya.

Mudah-mudahan Nintendo dan vendor software PC bisa segera menyadari peluang ini, dan mewujudkannya menjadi kenyataan. Mari kita tunggu bersama-sama.

Open-source bug hunt

Setelah berjalan selama satu tahun, Open Source Hardening Project telah berhasil menemukan banyak bugs di berbagai proyek open source. Paling tidak 6000 bugs telah dikoreksi, dan kini semakin banyak proyek open source yang di audit oleh proyek ini.

Para pengguna software open source bisa menikmati tingkat keamanan yang pasti makin meningkat & bisa dibuktikan secara jelas. Sementara dengan solusi proprietary / tertutup, customer hanya dapat berpegang kepada klaim & janji-janji dari vendor.

Satu alasan lagi untuk mempertimbangkan pemanfaatan solusi yang open.

Catatan Pertemuan dengan Menkominfo

Update: foto-foto sudah saya upload di akhir posting ini.

Pada hari Kamis, 18 Januari 2007, pkl 11:00; beberapa perwakilan komunitas open source Indonesia bertemu dengan Menkominfo, Sofyan Djalil, berikut beberapa staf ahli beliau dan kawan-kawan dari pihak wartawan. Daftar hadir (yang saya ingat) :

Komunitas OSS Indonesia:
Adang
Ahmad Sofyan (fade2bl.ac, Rimbalinux)
Andy Apdhani (Ubuntu Indonesia)
Aulia
Bona Simanjuntak (ICT Center)
Frans Thamura
Heru Nugroho (AirPutih)
Hidayat (Aspiluki)
Harry Sufehmi (Rimbalinux)
Made Wiryana
RMS :) (Rahmat M. Samik Ibrahim)
Romi Satria Wahono (IlmuKomputer.com, Brainmatics.com)
Teddy (FTII)
Rusmanto (InfoLinux)
Wandi (AirPutih)

Depkominfo:
Sofyan Djalil
Cahyana
Kemal
Alex

(mohon maaf sebelumnya jika ada kekeliruan dalam penulisan nama / ada yang terlewatkan, tolong kabari saja saya)

Pertemuan berlangsung dengan terbuka dan cukup blak-blakan, diawali dengan Menkominfo menjelaskan latar belakang MoU yang menghebohkan tersebut.
Ternyata, MoU ini adalah hasil kesepakatan dewan TIK nasional, yang beranggotakan antara lain menteri-menteri lainnya juga; seperti Menko Polkam, Perdagangan, Ekonomi, Dalam negeri, dll. Pada suatu pertemuannya, diangkat issue HAKI, dimana Indonesia tercatat sebagai negara pembajak terbesar di dunia. Hal ini berpengaruh ke banyak hal lainnya, seperti perdagangan, politik, dan lain-lain; dimana posisi Indonesia di dunia menjadi dipersulit karena ini.
Maka disepakati untuk melakukan suatu tindakan untuk meningkatkan rating Indonesia, yaitu dengan mengadakan MoU dengan Microsoft - sebagai vendor yang produknya paling banyak dibajak.

(Non-binding) MoU ini kemudian sedianya akan di follow up dengan kontrak pembelian lisensi software Microsoft, dimana dengan ini maka otomatis seluruh komputer pemerintah dianggap telah berlisensi dan legal menggunakan software Microsoft.
Dengan jumlah komputer pemerintah sebanyak sekitar 500.000 buah, maka nilai yang dibahas di MoU, menurut pendapat dewan TIK nasional, sudah termasuk cukup baik.

Ternyata MoU ini kemudian bocor, dan mengundang banyak protes dari banyak pihak. Menkominfo dikira sebagai “dalang”-nya, dan banyak mendapatkan kecaman, padahal sebetulnya ini adalah kesepakatan dewan TIK nasional.

Beberapa alasan MoU versus Migrasi OSS yang diajukan Menkominfo, yang kemudian dianggap mengada-ada oleh banyak pihak, ternyata adalah karena kekurangan informasi. Pada forum kemarin berbagai hal tersebut telah diklarifikasi.

Pemerintah sendiri tetap komitmen untuk OSS. Dibahas berbagai rencana kerja dan budget yang tersedia untuk itu. Menkominfo sendiri telah memasang OSS di komputernya sebagai langkah awal untuk memberikan contoh kepada staf-stafnya.
Champion program OSS pemerintah adalah Depristek dan Universitas.

Menkominfo menyatakan bahwa tidak masalah sama sekali jika MoU dibatalkan. Namun kemudian, apa solusi alternatifnya (untuk memperbaiki rating Indonesia di bidang pembajakan HAKI) ? Apakah komunitas siap untuk membantu pemerintah Go Legal ?

Diskusi yang cukup seru kemudian berlangsung dengan tema tersebut.

Yayasan AirPutih (Heru Nugroho & Wandi) mengatakan akan mengadakan program Helpdesk Nasional.Salah satu masalah OSS (Open Source Software/Solution) adalah support - siapa yang akan menyediakan dukungan teknis ? Program Helpdesk Nasional bertujuan untuk menyelesaikan masalah ini. Selain itu Yayasan AirPutih juga akan mengadakan pilot migration programme - ada 5 institusi (pemerintah, universitas, warnet, perusahaan, satu lagi saya lupa) yang dimigrasi 100% ke OSS, dan kemudian dapat dijadikan contoh.

Made Wiryana, yang baru saja sampai dari Jerman di Indonesia sehari sebelumnya, menjelaskan mengenai beberapa concern masalah teknis seputar migrasi ke OSS. Beliau juga menceritakan beberapa contoh kasus migrasi OSS pemerintah di Eropa.

Frans Thamura mengangkat issue mengenai pentingnya pembuatan kebijakan procurement yang pro OSS. Sebagai contoh diberikan antara lain jika pemerintah sudah migrasi, namun tetap ada software proprietrary yang dibeli, maka ini akan menjadi mengacaukan situasi yang ada; karena software proprietary ini akan menjadi sulit untuk dijalankan di platform OSS. Beberapa contoh antara lain adalah software custom-made dari Dirjen Pajak, Bea Cukei,dll.

Rusmanto mengusulkan diambilnya jalan tengah untuk MoU versus Migrasi OSS.
Dimana proses pemutihan/Pemerintah Go Legal terus berlangsung; namun pemerintah akan bernegosiasi dengan gigih untuk menekan nilai angkanya.
Dan sambil menunggu finalisasi kontrak legalisasi tersebut, pemerintah juga menjalankan program Migrasi OSS.
Dengan ini, maka diharapkan pada saat kontrak ditandatangani, maka seluruh/sebagian besar instansi pemerintah telah legal dengan menggunakan OSS.

Bona Simanjuntak melaporkan kesiapan SDM untuk mendukung program migrasi OSS pemerintah. Beliau menjelaskan jaringan IT SMK, dengan jumlah SDM yang cukup banyak.
Rusmanto menyatakan bahwa beliau optimis program Migrasi OSS pemerintah akan bisa berhasil dengan dukungan ini; dimana sejak 2001 InfoLinux tiap bulan telah menurunkan laporan perusahaan-perusahaan yang berhasil migrasi ke open source dengan perkiraan total mencapai 2.000 komputer di berbagai lokasi di Indonesia dengan resources yang terbatas. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain Samudra Indonesia Tbk, Garuda Indonesia, Konimex Group, Astra Group, dan lain-lainnya.

Harry Sufehmi menjelaskan bahwa masalah teknis bukan masalah utama dalam migrasi OSS, karena bisa selalu dicarikan solusinya. Beberapa contoh seperti driver printer (ada turboprint.de yang gratis atau bisa juga berbayar), OSS lambat di komputer lama (OSS sudah terbukti bisa berjalan di komputer seharga Rp 300.000 dengan kecepatan komputer Pentium 4), menjalankan software proprietary di platform OSS (bisa menggunakan Wine, Crossover, VMware, dll).
Yang diperlukan adalah itikad & dukungan pemerintah, direalisasikan dengan perencanaan yang matang dan eksekusi yang teratur.
(Menkominfo kemudian menyatakan itikad pemerintah untuk menjalankan IGOS, dan mendukung komunitas untuk mengeksekusinya)

Mendukung jalan tengah yang diusulkan oleh Rusmanto.
Salah satu contohnya lagi adalah melisensi Microsoft Windows, namun untuk aplikasi Office (yang persentase harganya paling mahal) menggunakan OpenOffice. Ini akan dapat menghemat sangat banyak uang rakyat.

Mengusulkan untuk membuat semacam Dewan OSS Nasional, agar komunikasi dan koordinasi menjadi lancar. Jangan sampai harus ada MoU dulu baru kemudian berkumpul semuanya di meja bundar (said jokingly).

Menyampaikan terimakasih karena pihak pemerintah telah bersedia membukakan diri terhadap masukan-masukan dari grassroot/komunitas.

RMS kemudian menceritakan beberapa hal teknis seputar OSS, dan pengalaman UI dalam soal OSS.

Hidayat (Aspiluki) mengkritik program Bona Simanjuntak, karena menurutnya “guru ya guru, jangan merangkap-rangkap jadi trainer IT”, yang diprotes oleh Bona - dijelaskan bahwa ini selain meningkatkan kompetensi dan wawasan guru, juga bisa bermanfaat meningkatkan kesejahteraan para guru. Saya pribadi mendukung pandangan Bona dalam hal ini.
Hidayat melanjutkan dengan saran agar pemerintah membeli software legal, karena mendapat dukungan teknis (sebetulnya ini sudah terjawab dengan program Helpdesk Nasional), memberikan contoh “kalau beli software Microsoft pasti dapat support kan?” (tidak juga pak, satu contoh; Birmingham City Council membeli sekitar 15000 lisensi Windows, dan ketika ada corporate application yang tidak bisa berjalan gara-gara bug Internet Explorer, kami TIDAK mendapat support dari Microsoft. It was VERY painful)

Pertemuan ditutup dengan “tantangan” Menkominfo kepada komunitas untuk menjadikan Migrasi OSS Pemerintah (IGOS) menjadi kenyataan; agar komunitas bisa mengeksekusi program ini secara profesional dan business-like. Rusmanto kemudian ditunjuk oleh Depkominfo sebagai koordinator komunitas untuk ini.

Secara umum, pertemuan kemarin berjalan dengan sangat positif, dan mudah-mudahan akan ada hasil yang riil dari meeting tersebut untuk program OSS Indonesia.
Saya pribadi juga senang sekali karena dapat bertemu dengan banyak kawan-kawan aktivis yang sebelumnya cuma dikenal secara virtual.

Foto-foto insyaAllah akan saya upload belakangan.

Jika ada kekeliruan/kekurangan dalam catatan meeting ini, tolong kabari saya agar dapat dikoreksi. Terimakasih.

Link ke bahasan serupa: Masih tentang MoU Microsoft

Read the rest of this entry »

Menteri RISTEK : Speedy Lambat

Menristek Kusmayanto Kadiman merasa kecewa dengan performa Speedy, dan malu karena telanjur pernah membantu mempromosikannya.
Dari milis asosiasi-warnet :

Onno dkk,

Pada waktu peluncuran Speedy semula saya enggan untuk hadir namun karena
denger Onno yang ada dibelakang layar Speedy saya beranikan hadir dengan
harapan Speedy menjadi solusi bagi akses ke dunia maya bagi kita-kita
ini.

Saya juga langsung pasang Speedy dikediaman dan sempat menikmati
kualitas (kecepatannya) namun akhir-akhir ini kecepatannya &
keandalannya menurun drastis. Saya kirim SMS mempertanyakan ke Pak
Guntur Siregar namun sampai sekarang tidak dijawab. Saya tindaskan sms
tsb ke Mas Agung DM Sahidi, jawabannya.. ada yang “mengganggu” Speedy
sehingga dibatasi penggunaannya. Saya kecewa dan ikut malu karena secara
moral ikut tanggungjawab, paling tidak ikut koar-koar saat peluncuran
Speedy di JCC.

Kini dirumah terpaksa kembali menggunakan Telkom Instant atau Excelcom
3G. Namun keduanya masih seperti yang kita tahu.. lambat dan tidak
andal. BTW: pada waktu persiapan kedatangan Bush, saya banyak berada di
Istana Bogor, Kebun Raya Bogor dan Lapangan Sepakbola Pajajaran Bogor
dan menikmati akses 3G Excelcom, saya tetap bisa email menggunakan
laptop.

Jabat erat,
KK

Apakah dengan kritik pedas ini Telkom akan jadi berubah ? Saya kira sulit, terutama untuk perusahaan sebesar Telkom. Wajar saja, karena biasanya akan lambat di berbagai jalur birokrasinya.

Solusi yang lebih tepat adalah membukakan akses ke Local Loop; sehingga kemudian layanan Internet via ADSL bisa juga ditawarkan oleh pihak-pihak lainnya. InsyaAllah, dengan demikian maka kita akan bisa menikmati layanan akses Internet yang bagus dan terjangkau harganya, melalui ADSL.

Potensi 3G di Indonesia

Ikhlasul Amal berkomentar mengenai 3G di blognya. Menarik, dan wajar sekali jika kita berharap besar dengan teknologi baru ini. Inikah “disruptive technology” tahun ini, seperti email & web yang kemudian merevolusi Internet ?

Sayangnya, 3G bisa jadi menjadi teknologi berikutnya yang cuma sekedar potensi, namun gagal dieksploitasi secara maksimal. Bagaimana bisa ? Bisa saja, jika justru operatornya sendiri yang mensabotasenya.

Kawan saya bercerita bahwa skema bagi hasil berbagai operator mobile phone saat ini sangat timpang, dan mencerminkan kerakusan yang menjatuhkan. Bisnis sebagai content provider (baca: aplikasi kreatif, games, dll) profitnya sangat kecil, karena sebagian besarnya adalah untuk operator.
Kalau kita lihat provider content pada saat ini, jumlahnya tidak sebanyak yang seharusnya, dan variasinya juga tidak berkembang.

Potensi 3G ada pada content. Jika digabung dengan layanan billing (yang, lagi-lagi, skema bagi hasilnya lebih bagus); maka 3G bisa menjadi suatu gebrakan besar.

Contoh yang sangat bagus dalam hal ini bisa kita lihat ke NTT Docomo, operator mobile phone di Jepang. Karena skema bagi hasilnya sangat menggiurkan, otomatis provider content bermunculan dalam jumlah yang sangat banyak. Setiap minggu ada saja inovasi baru yang muncul.
Dan walaupun sekilas kita kira NTT Docomo telah melakukan kebodohan (karena menyerahkan sebagian besar profitnya kepada content provider), namun sebetulnya justru untung besar; karena (profit kecil x volume transaksi besar) = profit besar.

Mari sekarang kita berharap agar operator-operator yang ada mau memanfaatkan momen ini (launching 3G) untuk mengevaluasi ulang skema bagi hasilnya dengan content provider.
Jika kemudian bisa diadakan skema bagi hasil yang menarik, maka bersiap-siaplah menikmati inovasi dan terobosan-terobosan baru berbasis 3G !

Sementara menunggu itu, saya menikmati dulu fasilitas video call gratis ;)

Berita 10/Nov/05

Symfony Project:

Bagi mereka yang menginginkan framework ala Rails, namun di PHP, kini dapat mencoba Symfony Project

Rails dan Symfony Project memungkinkan web developer untuk menghasilkan aplikasi web yang lebih bagus, mudah di update — dan dalam waktu yang singkat.

Symfony project punya satu kelebihan lagi, yaitu fasilitas AJAX sudah built-in.
Demonya cukup mengesankan, bisa dilihat disini. Dan Anda akan semakin terkesima ketika melihat bagaimana mudahnya membuat demo tersebut.

Symfony project membutuhkan PHP5.
Selamat mencoba.

Baterai laptop tahan 15 jam:

Samsung berencana untuk mulai memproduksi baterai laptop yang tahan digunakan selama 15 jam pada tahun 2007.
Baterai tersebut bisa bertahan sedemikian lama karena menggunakan butane.

Jika smartphone & PDA bisa memanfaatkan ini juga, maka tidak lama lagi kita akan bisa menikmati smartphone yang berperforma tinggi, dengan fitur-fitur yang tidak kalah dari laptop, dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.